السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Sebagai Renungan Bersama.
Dzikirullah.
Orang-Orang yang beriman akan membina dan membentuk jati diri untuk mendapatkan sikap yang konsiten dengan mengingati Allah SWT seraya menyebut namaNya, berdzikir sebanyak yang mungkin kepadaNya dengan keadaan yang tertib, tekun berserta keikhlasan.
Allah SWT berfirman didalam Al-Qur'an.
Maksudnya:
" Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin [Yang di maksudkan dengan muslim di sini ialah orang-orang yang mengikut perintah dan larangan pada lahirnya, sedang yang di maksudkan dengan orang-orang mukmin di sini ialah orang yang membenarkan apa yang harus di benarkan dengan hatinya], laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut [nama] Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka keampunan dan pahala yang besar."
[Surah Al Ahzab ayat : 35].
Berzikrlah sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT oleh kerana ia boleh dilakukan pada bila-bila masa tanpa bersyarat dan boleh dilakukan sama ada dalam keadaan sihat mahu pun ketika sakit.
Allah SWT berfirman didalam Al-Qur'an.
يَٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًۭا كَثِيرًۭا
" Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah [dengan menyebut nama] Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya."
( Surah AL AHZAB : 41 )
Rasulullah bersabda:
Tidak ada amalan seseorang yang lebih dapat menyelamatkan diri dari seksaan Allah SWT kecuali dengan berzikir padaNya.
[HR. Tabrani]
Sebagai contoh bagi seseorang yang berdzikir dengan membaca tahlil
لا إله إلاَّ الله dengan hati yang ikhlas diharapkan akan mendapat syafaat [pertolongan] Rasulullah s.a.w pada hari kiamat kelak.
Rasulullah s.a.w bersabda:
Manusia yang paling bahagia untuk mendapatkan syafaat ku [ pada hari kiamat ] iaitu sesiapa yang membaca
لا إله إلاَّ الله dengan ikhlas dari hatinya.
[HR. Bukhari & Muslim]
Semoga kita diberi petunjuk untuk terus mengingatiNya melalui dzikir yang konsisten dengan harapan Allah SWT akan menjaga serta membasahi lidah ini kerana membanyakkan berdzikir kepadaNya.
Penyertaan berdzikir yang berterusan akan dapat menyelamatkan diri kita dari seksaan Allah SWT dan berdzikirlah dengan tekun sehingga keakhir hayat.
Wallahu'alam.
notapena/arab/links.

No comments:
Post a Comment