Thursday, 24 June 2010
Khasiat & Keutamaan Do'a Yang Ikhlas.
Do'a yang ikhlas dan memenuhi syarat akan diterima oleh Allah swt, sesuai dengan firmanNya didalam Al-Qur'an.
Ertinya :
Berdo'alah kamu padaKu [Allah] maka Aku akan menjawab do'amu. [Al-Qur'an].
Setiap orang yang berdo'a kepada Allah swt akan diberi kemuliaan.
Rasulullah s.a.w bersabda :
Tidak ada sesuatu yang lebih mulia disisi Allah swt daripada do'a seseorang. [Hadith].
Orang yang berdo'a bererti beribadat yang akan mendapatkan ganjaran.
Sesuai dengan sabda Rasulullah s.a.w :
Ertinya :
Berdo'a itu adalah beribadat. [Hadith].
Orang yang berdo'a akan terhindar dari kemurkaan Allah swt.
Rasulullah s.a.w bersabda :
Barang siapa yang tidak berdo'a kepada Allah swt maka Allah swt telah murka kepada orang itu. [Hadith].
Rasulullah s.a.w juga bersabda :
Ertinya :
Jangan berlemah diri kamu untuk berdo'a, kerana tidak akan binasa seseorang yang menyertai do'a. [Hadith].
Manfaatkan do'a dikala senang :
Rasulullah s.a.w bersabda :
Ertinya :
Barang siapa yang berkeinginan agar terjawab do'anya pada waktu sedang mengalami kesulitan dan bencana, maka perbanyakkanlah berdo'a dikala senang. [Hadith].
Do'a akan bermanfaat bagi seseorang saperti memiliki satu senjata :
Rasulullah s.a.w bersabda :
Ertinya :
Do'a itu adalah senjata orang mukmin, tiang agama, dan cahaya langit & bumi. [Hadith] [HR. Turmudzi].
Berdo'a adalah bererti melakukan ibadat yang istimewa :
Rasulullah s.a.w bersabda :
Ertinya :
Do'a itu adalah otaknya ibadat. [HR. Turmudzi].
Berdo'alah pula kepada Allah swt untuk kebaikan orang lain yang sedang berada ditempat yang berjauhan dari kita.
Rasulullah s.a.w bersabda :
Sesungguhnya do'a yang paling cepat untuk diterima yaitu do'anya orang ghaib [yang tidak ada dihadapan kita] [HR. Turmudzi & Abu Daud].
Cara & Syarat-Syarat Do'a Yang DiTerima :
Hendaklah memiliki rohani dan jiwa yang baik, proses ini perlu melalaui dengan menjaga kepada pemakanan [ ? ] selain dituntut untuk mendapatkan rezeki dari sumber yang halal. Jika ia dari sumber-sumber yang dikhuwatiri dan diragui tidak sahih, maka ia akan mempengaruhi do'a yang dimohon.
Terlebih dahulu harus bertaubat [nasuha] dan banyak-banyakkan beristighfar diatas keterlanjuran yang telah kita lakukan sama ada sedar atau pun tidak perlu melalui proses yang tidak boleh dikecualikan dan seterusnya menyesali dalam hati terhadap dosa yang telah dilakukan. Ini adalah proses permohonan membersihkan jiwa nurani yang dituntut dan banyakkan berbuat kebaikan dan berjanji tidak akan mengulangi dosa-dosa yang telah lampau. Allah swt Maha Pengasih Maha Tinggi untuk menerima taubat hambaNya, demikian pula dengan do'anya, insyaAllah akan dikabulkan.
Syarat yang lain dari do'a yang diterima oleh Allah swt sudah semestinya ikhlas dan murni dalam beribadat kepadaNya.
Allah swt berfirman : [ Surah Al Mu'min ayat :14 ].
Ertinya :
Maka berdo'alah [sembahlah] terhadap Allah swt dengan ikhlas untuk agamaNya, walaupun mereka yang kafir tidak menyukainya.
Pendekatannya :
Berdo'a harus mempunyai konsenterasi, tumpukam dengan mempunyai pemusatan fikiran diantara hati dan jiwa dengan gerak lisan [ mulut ] ketika sedang membaca do'a-do'a atau berdo'a. Tidak afdal melakukannya dengan tergopoh-gapah berserta fikiran yang kacau bilau atau mengelamun memikirkan sesuatu, tumpukanlah dan tujukan terus kepada Allah swt.
Didalam hadith Nabi disebutkan :
Ketahuilah sesungguhnya Allah swt tidak akan menerima do'a dari hati yang lalai.[Hadith].
Anjurkanlah do'a kepada Allah swt dengan langsung:
Rasulullah s.a.w bersabda :
Manusia yang paling bodoh adalah manusia yang bercita-cita untuk bertaubat kepada Allah swt tetapi ia masih tetap melakukan dosa.[Hadith].
Catatan ini ditulis dengan hasrat untuk memperincikan sedikit untuk sama-sama kita dapat memahami akan perkataan yang lazim disebut " DO'A " atau ' BERDO'A" sudah semestinya perlu untuk mengetahui syarat-syarat dan cara berdo'a yang dituntut.
Wallahu'alam.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment